Lirik dan Makna Lagu Janji Lamis dari NDX AKA menceritakan tentang sakit hati akibat pengkhianatan dalam cinta.
Seseorang yang pernah dipercaya dan dicintai ternyata berselingkuh dan mengingkari janji-janji manisnya, meninggalkan luka mendalam.
Lagu ini menggambarkan perjalanan emosional dari rasa sakit dan marah, menuju keikhlasan untuk melepaskan dan memilih mundur dari hubungan yang menyakitkan.
Loro atiku,
Sakit hatiku,
Yen kelingan polahmu.
Kalau teringat ulahmu.
Ngapusi aku, ninggalke janji lamismu.
Membohongiku, meninggalkan janji manismu.
Pancen bajingan tenan,
Memang bajingan sungguhan,
Aku mung nggo dolanan.
Aku hanya dijadikan mainan.
Wes cukup aku ajorr,
Sudah cukup aku tersiksa,
Aku trimo milih mundur.
Aku lebih memilih mundur.
“Reff”
–
Loro atiku,
Sakit hatiku,
Yen kelingan polahmu.
Kalau teringat ulahmu.
Ngapusi aku, ninggalke janji lamismu.
Membohongiku, meninggalkan janji manismu.
Pancen bajingan tenan,
Memang bajingan sungguhan,
Aku mung nggo dolanan.
Aku hanya dijadikan mainan.
Wes cukup aku ajorr,
Sudah cukup aku tersiksa,
Aku trimo milih mundur. .
Aku lebih memilih mundur.
–
lala lala lala lala
lala lala lala lala
Hancur sudah sakit hati yang kurasa,
Hancur sudah sakit hati yang kurasa,
Cinta yang dulu indah, kini meninggalkan luka.
Cinta yang dulu indah, kini meninggalkan luka.
Memori mesra masih tersimpan didalam hati,
Memori mesra masih tersimpan didalam hati,
Kini ku harus hapus status kenangan ini.
Kini ku harus hapus status kenangan ini.
–
Loro tenan rasane ko di pateni,
Sakit sungguh rasanya seperti dibunuh,
Pas ngerti koe selingkuh koyo mati suri.
Saat tahu kamu selingkuh rasanya seperti mati suri.
Trisno sing tak banggake,
Cinta yang aku banggakan,
Ternyata koyo ngene.
Ternyata seperti ini.
Tegel koe ninggalke,
Tega kamu meninggalkan,
Demi lanangan liyane.
Demi lelaki lain.
–
Loro atiku,
Sakit hatiku,
Yen kelingan polahmu.
Kalau teringat ulahmu.
Ngapusi aku, ninggalke janji lamismu.
Membohongiku, meninggalkan janji manismu.
Pancen bajingan tenan,
Memang bajingan sungguhan,
Aku mung nggo dolanan.
Aku hanya dijadikan mainan.
Wes cukup aku ajorr,
Sudah cukup aku tersiksa,
Aku trimo milih mundur.
Aku lebih memilih mundur.
–
Lala lala lala
Lala lala lala
–
Wes rapopo iki akhire cerito,
Sudah tidak apa-apa, ini akhir ceritanya,
Episode terakhir aku sing keloro-loro.
Episode terakhir aku yang tersakiti.
Silahkan bahagia dengan selingkuhanmu,
Silahkan bahagia dengan selingkuhanmu,
Disini ku sudah ikhlas rela kepergianmu.
Disini ku sudah ikhlas rela kepergianmu.
–
Di enteni karma lagi otw,
Ditunggu karma yang sedang dalam perjalanan,
Koe sing ngawe loro mesti ono balesane.
Kamu yang membuat sakit pasti akan ada balasannya.
Aku rapiye-piye, ora nangisi koe.
Aku baik-baik saja, tidak menangisimu.
Wong wedok iseh ake sing luwih apik seko koe.
Wanita masih banyak yang lebih baik darimu.
–
Kiniku berdusta, tlah membuatmu terluka.
Kiniku berdusta, tlah membuatmu terluka.
Jujur hatiku lebih memilihnya..
Jujur hatiku lebih memilihnya..
Sudahilah tangismu, usap air matamu, lupakanlah semuanya tentang diriku den kenangan kita…
Sudahilah tangismu, usap air matamu, lupakanlah semuanya tentang diriku dan kenangan kita…
–
Loro atiku,
Sakit hatiku,
Yen kelingan polahmu.
Kalau teringat ulahmu.
Ngapusi aku, ninggalke janji lamismu.
Membohongiku, meninggalkan janji manismu.
Pancen bajingan tenan,
Memang bajingan sungguhan,
Aku mung nggo dolanan.
Aku hanya dijadikan mainan.
Wes cukup aku ajorr,
Sudah cukup aku tersiksa,
Aku trimo milih mundur. . 2×
Aku lebih memilih mundur. 2×