LIRIKATA

Makna Lagu Pangea – Dominic Fike dan Terjemahan Lirik

Terjemahan dan Makna Lirik Pangea oleh Dominic Fike

Makna Lagu Pangea dari Dominic Fike menggambarkan kontras antara kemewahan materi dan kekosongan emosional dalam sebuah hubungan. Referensi sampanye murah, jam tangan mahal, dan perhiasan Pandora menunjukkan betapa hal-hal materi terasa dangkal dibanding hubungan yang sebenarnya diinginkan.

Lagu ini juga bercerita tentang rasa takut kehilangan arah dan kembali ke masa lalu yang sulit (“going back to the hood”), serta kerinduan pada seseorang yang terus menjauh, berharap mereka bisa saling percaya dan membangun sesuatu yang tulus tanpa topeng maupun kepura-puraan.

Champagne is cheap, this broad is not
Sampanye itu murah, tapi wanita ini tidak
A bride, we share a kiss now
Seorang pengantin, kini kita berbagi ciuman
Don’t weep for me, Dom P was cheap
Jangan menangis untukku, Dom Pérignon-nya murah
Half empty flutes of Cristal
Gelas Cristal yang setengah kosong
What’s in this box? Expensive watch or Pandora Pangea?
Apa isi kotak ini? Jam tangan mahal atau perhiasan Pandora Pangea?
Dropped out ‘cause it was futile
Berhenti karena semuanya sia-sia
See ya
Sampai jumpa

Hey, made in his image
Hei, diciptakan sesuai gambaran-Nya
Tried staying in discipline
Mencoba tetap berdisiplin
Instead bending the edges
Malah melanggar batas-batasnya
Looking for one night
Mencari satu malam
But I stay away from double A, I think it’s trite
Tapi aku menjauh dari hal yang klise, menurutku itu membosankan
I don’t knock nobody
Aku tidak mengetuk pintu siapa pun
I don’t even go up the street for a cup of ice
Aku bahkan tak pergi ke jalan hanya untuk segelas es
If I fuck it up I’m going back to the hood
Jika aku mengacaukannya, aku akan kembali ke lingkungan lama
I stay on the fire like she axe split wood
Aku tetap membara seperti kayu yang dibelah kapak
I stay up all night just like a crackhead would
Aku terjaga sepanjang malam seperti seorang pecandu
‘Cause if I fuck it up I’m going back to the—
Karena jika aku mengacaukannya, aku akan kembali ke—

Ayy, your hood is where my heart is (Ooh, ooh, ooh yeah)
Ayy, lingkunganmu adalah tempat hatiku berada (Ooh, ooh, ooh yeah)
In your dingy ass apartment (Ooh, ooh, ooh yeah)
Di apartemenmu yang kumuh (Ooh, ooh, ooh yeah)
I was nervous thirteen floors ago (Ooh, ooh, ooh yeah)
Aku gugup tiga belas lantai yang lalu (Ooh, ooh, ooh yeah)
Now I’m like, “Let me in, and let me in, and let me in, and let me in” (Ooh, ooh, ooh yeah)
Sekarang aku seperti, “Biarkan aku masuk, masuk, masuk, masuk” (Ooh, ooh, ooh yeah)
And every day I tell ya, “You should leave alone your dresser ‘fore you put on too much pressure” (Ooh, ooh, ooh yeah)
Dan setiap hari aku bilang, “Kau sebaiknya jangan terlalu memaksakan penampilanmu” (Ooh, ooh, ooh yeah)
But she never listen, never listen, never listen, never, yeah (Ooh, ooh, ooh yeah)
Tapi dia tak pernah dengar, tak pernah dengar, tak pernah, yeah (Ooh, ooh, ooh yeah)

Champagne is cheap, this broad is not
Sampanye itu murah, tapi wanita ini tidak
A bride, we share a kiss now
Seorang pengantin, kini kita berbagi ciuman
Don’t weep for me, Dom P was cheap
Jangan menangis untukku, Dom Pérignon-nya murah
Half empty flutes of Cristal
Gelas Cristal yang setengah kosong
What’s in this box? Expensive watch or Pandora Pangea?
Apa isi kotak ini? Jam tangan mahal atau perhiasan Pandora Pangea?
Dropped out ‘cause it was futile
Berhenti karena semuanya sia-sia
See ya
Sampai jumpa

Yeah, sinning and spending
Yeah, berdosa dan berbelanja
Spending to minimize the blowback
Berbelanja untuk meredam dampak buruknya
I’m on road tracking to be trending like Labubus on Coach bags
Aku sedang menuju tren seperti Labubu di tas Coach
In heaven, two-stepping with no sign of a toe tag
Di surga, berdansa tanpa tanda label mayat
But I just want to see you with no frills and no mask
Tapi aku hanya ingin melihatmu tanpa polesan dan tanpa topeng
And you keep on running from me, baby, you nomad
Dan kau terus lari dariku, sayang, kau seperti pengembara
I just want to make sure you know that I’ve got this, you’ve got that
Aku hanya ingin memastikan kau tahu aku punya ini, kau punya itu
We’ve got something good together
Kita punya sesuatu yang baik bersama

Ayy, your hood is where my heart is (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)
Ayy, lingkunganmu adalah tempat hatiku berada (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)
In your dingy ass apartment (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)
Di apartemenmu yang kumuh (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)
I was nervous thirteen floors ago (Da-da-da-da-da-da-da; Ooh, ooh, ooh yeah)
Aku gugup tiga belas lantai yang lalu (Da-da-da-da-da-da-da; Ooh, ooh, ooh yeah)
Now I’m like, “Let me in, and let me in, and let me in, and let me in” (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)
Sekarang aku seperti, “Biarkan aku masuk, masuk, masuk, masuk” (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)
And every day I tell ya, “You should leave alone your dresser ‘fore you put on too much pressure” (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)
Dan setiap hari aku bilang, “Kau sebaiknya jangan terlalu memaksakan penampilanmu” (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)
But she never listen, never listen, never listen, yeah (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)
Tapi dia tak pernah dengar, tak pernah dengar, tak pernah, yeah (Da-da-da-da-ayy; Ooh, ooh, ooh yeah)

Champagne is cheap, this broad is not
Sampanye itu murah, tapi wanita ini tidak
A bride, we share a kiss now
Seorang pengantin, kini kita berbagi ciuman
Don’t weep for me, Dom P was cheap
Jangan menangis untukku, Dom Pérignon-nya murah
Half empty flutes of Cristal
Gelas Cristal yang setengah kosong
What’s in this box? Expensive watch or Pandora Pangea?
Apa isi kotak ini? Jam tangan mahal atau perhiasan Pandora Pangea?
Dropped out ‘cause it was futile
Berhenti karena semuanya sia-sia
See ya
Sampai jumpa