I can tell time has passed
Aku bisa merasakan waktu telah berlalu
By the wash of your denim
Dari warna jeansmu yang sudah pudar
The blue never lasts
Biru itu tak pernah bertahan lama
But it doesn’t fade for me
Tapi tak pernah pudar bagiku
It doesn’t fade for me
Tak pernah pudar bagiku
Yeah, I can tell that you’ve changed
Ya, aku bisa lihat kau telah berubah
You’re so independent
Kau begitu mandiri sekarang
You carry yourself in a way
Kau membawa dirimu dengan cara
Now that’s better to see
Yang lebih baik untuk dilihat sekarang
Yeah, it’s better than me
Ya, lebih baik dariku
You were so persistent
Dulu kau begitu gigih
You couldn’t do this without me
Kau tak bisa melakukan ini tanpaku
Now look at you go
Sekarang lihatlah dirimu melangkah maju
You’re doing it without me
Kau melakukannya tanpaku
The “I told you so” is right there on the tip of my tongue
Kata “sudah kubilang kan” ada di ujung lidahku
I was so resilient, I was holding it all back
Aku begitu tegar, menahan semuanya
I was keeping it together
Aku mencoba tetap utuh
Preempting we would crack anytime
Mengantisipasi kita akan hancur kapan saja
Anyone would’ve lost their mind
Siapa pun pasti sudah hilang akal
Can you tell time has stopped?
Bisakah kau rasakan waktu telah berhenti?
That I’m right here, just waiting
Bahwa aku di sini, hanya menunggu
To give us one more shot
Untuk memberi kita satu kesempatan lagi
All I’ve got
Semua yang kupunya
I need to know that we tried
Aku perlu tahu bahwa kita sudah mencoba
I need to know that we tried
Aku perlu tahu bahwa kita sudah mencoba
Can you tell that I’ve changed?
Bisakah kau lihat aku telah berubah?
Everything could be different
Semuanya bisa jadi berbeda
I took it all to heart
Aku memasukkan semuanya ke dalam hati
Every word you said, I listened
Setiap kata yang kau ucapkan, aku dengarkan
I know all your terms, and I’m accepting your conditions
Aku tahu semua syaratmu, dan aku menerima ketentuanmu
I was running out of please’s
Aku kehabisan kata “tolong”
I was begging, I was pleading
Aku memohon, aku merengek
You turned me away
Kau menolakku
Said I needed more time healing
Katamu aku butuh lebih banyak waktu untuk sembuh
Spent my whole summer tryna get my shit on track
Kuhabiskan seluruh musim panasku mencoba memperbaiki diri
Increasing all my chances in the fall, I’d get you back
Menambah semua peluangku agar saat musim gugur, aku bisa mendapatkanmu kembali
Now all the months pass, and I see you face to face
Kini berbulan-bulan berlalu, dan aku bertatap muka denganmu
I wonder if you see all the efforts that I made
Aku bertanya-tanya apakah kau melihat semua usaha yang kulakukan
Trembles in your voice the moment you start talking
Suaramu gemetar saat kau mulai berbicara
I knew it there and then
Saat itu juga aku tahu
My cry would turn to bawling
Tangisanku akan berubah jadi isak yang keras
It stops
Lalu berhenti
You finish what you say, my heart drops
Kau selesai bicara, hatiku jatuh
Drops
Jatuh
Feels like I’m losing my blood
Rasanya seperti darahku terkuras
Blood
Darah
Double vision, might throw up
Pandangan ganda, rasanya mau muntah
Up
Muntah
Your words, they hit me like drugs
Kata-katamu menghantamku seperti obat-obatan
Drugs
Obat-obatan
I can tell time has passed
Aku bisa merasakan waktu telah berlalu
By the wash of your denim
Dari warna jeansmu yang sudah pudar
The blue never lasts
Biru itu tak pernah bertahan lama
But it doesn’t fade for me
Tapi tak pernah pudar bagiku
It doesn’t fade for me
Tak pernah pudar bagiku
I can tell time has passed
Aku bisa merasakan waktu telah berlalu
By the wash of your denim
Dari warna jeansmu yang sudah pudar
The blue never lasts
Biru itu tak pernah bertahan lama
But it doesn’t fade for me
Tapi tak pernah pudar bagiku
It doesn’t fade for me
Tak pernah pudar bagiku