
Makna Lagu Just a Dream dari Nelly menceritakan penyesalan mendalam seorang pria setelah kehilangan kekasihnya karena tidak menghargainya sepenuhnya saat masih bersama.
Ia terus membayangkan wajah sang kekasih di mana-mana, menyesali kesempatan yang hilang untuk melamarnya, dan berharap semuanya hanya mimpi buruk yang bisa ia bangunkan.
Lagu ini menyampaikan pesan universal: seringkali kita baru menyadari betapa berharganya seseorang setelah mereka pergi.
[Chorus]
Uh, uh, uh (Hey)
Uh, uh, uh (Hey)
I was thinking ‘bout her (Uh), thinking ‘bout me (Hey)
Aku memikirkan dirinya (Uh), memikirkan diriku (Hey)
Thinking ‘bout us (Us), what we gon’ be? (Hey)
Memikirkan kita berdua (Kita), akan jadi apa kita? (Hey)
Open my eyes, yeah
Membuka mataku, yeah
It was only just a dream (Hey)
Ternyata itu hanya mimpi (Hey)
So I traveled back (Uh), down that road (Hey)
Jadi aku kembali (Uh), menyusuri jalan itu (Hey)
Will she come back? (Back) No one knows
Akankah dia kembali? (Kembali) Tak ada yang tahu
I realize, yeah
Aku menyadari, yeah
It was only just a dream
Ternyata itu hanya mimpi
[Verse 1]
I was at the top and now it’s like I’m in the basement
Dulu aku ada di puncak, sekarang seperti terjatuh ke ruang bawah tanah
Number one spot, now she found her a replacement
Dulu posisi nomor satu, sekarang dia menemukan penggantiku
I swear now I can’t take it
Sumpah aku tak sanggup menahannya
Knowing somebody’s got my baby
Mengetahui orang lain memiliki kekasihku
And now you ain’t around, baby, I can’t think
Dan sekarang kau tak ada di sampingku, sayang, aku tak bisa berpikir jernih
I shoulda put it down, shoulda got that ring
Seharusnya aku melamarnya, seharusnya kubelikan cincin itu
‘Cause I can still feel it in the air
Karena aku masih bisa merasakannya di udara
See her pretty face, run my fingers through her hair
Melihat wajah cantiknya, membelai rambutnya
My lover, my life
Kekasihku, hidupku
My shawty, my wife
Pacarku, istriku
She left me, I’m tight
Dia meninggalkanku, aku hancur
‘Cause I knew that it just ain’t right
Karena aku tahu itu memang tidak benar
[Chorus]
Uh, uh, uh (Hey)
Uh, uh, uh (Hey)
I was thinking ‘bout her (Uh), thinking ‘bout me (Hey)
Aku memikirkan dirinya (Uh), memikirkan diriku (Hey)
Thinking ‘bout us (Us), what we gon’ be? (Hey)
Memikirkan kita berdua (Kita), akan jadi apa kita? (Hey)
Open my eyes, yeah
Membuka mataku, yeah
It was only just a dream (Hey)
Ternyata itu hanya mimpi (Hey)
So I travel back (Uh), down that road (Hey)
Jadi aku kembali (Uh), menyusuri jalan itu (Hey)
Will she come back? (Back) No one knows
Akankah dia kembali? (Kembali) Tak ada yang tahu
I realize, yeah
Aku menyadari, yeah
It was only just a dream
Ternyata itu hanya mimpi
[Verse 2]
When I be ridin’, man, I swear I see her face at every turn
Saat aku berkendara, sumpah aku melihat wajahnya di setiap belokan
Tryna get my Usher on but I can’t let it burn
Mencoba tampil seperti Usher tapi tak bisa membiarkannya terbakar
And I just hope she know that she the only one I yearn for
Dan aku hanya berharap dia tahu bahwa dialah satu-satunya yang kurindukan
More and more I miss her, when will I learn?
Semakin aku merindukannya, kapan aku akan belajar?
Didn’t give her all my love, I guess now I got my payback
Dulu tak memberinya seluruh cintaku, kurasa sekarang aku dapat balasannya
Now I’m in the club thinkin’ all about my baby
Sekarang aku di klub tapi hanya memikirkan kekasihku
Hey, she was so easy to love
Hei, dulu begitu mudah untuk mencintainya
But wait, I guess that love wasn’t enough
Tapi tunggu, kurasa cinta itu saja tidak cukup
I’m goin’ through it every time that I’m alone
Aku melaluinya setiap kali aku sendirian
And now I’m missing, wishing she pick up the phone
Dan sekarang aku merindu, berharap dia mengangkat teleponku
But she made a decision that she wanted to move on
Tapi dia sudah memutuskan untuk melangkah maju
‘Cause I was wrong
Karena memang aku yang salah
[Chorus]
Uh, uh, uh (Hey)
Uh, uh, uh (Hey)
I was thinking ‘bout her (Uh), thinking ‘bout me (Hey)
Aku memikirkan dirinya (Uh), memikirkan diriku (Hey)
Thinking ‘bout us (Us), what we gon’ be? (Hey)
Memikirkan kita berdua (Kita), akan jadi apa kita? (Hey)
Open my eyes, yeah
Membuka mataku, yeah
It was only just a dream (Hey)
Ternyata itu hanya mimpi (Hey)
So I travel back (Uh), down that road (Hey)
Jadi aku kembali (Uh), menyusuri jalan itu (Hey)
Will she come back? (Back) No one knows
Akankah dia kembali? (Kembali) Tak ada yang tahu
I realize, yeah
Aku menyadari, yeah
It was only just a dream (Uh, uh, hey)
Ternyata itu hanya mimpi (Uh, uh, hey)
[Bridge]
If you ever loved somebody, put your hands up (Hands up)
Jika kau pernah mencintai seseorang, angkat tanganmu (Angkat tangan)
If you ever loved somebody, put your hands up
Jika kau pernah mencintai seseorang, angkat tanganmu
And now they gone and you wishing you could give them everything (Everything, hey)
Dan sekarang mereka pergi, kau berharap bisa memberi mereka segalanya (Segalanya, hey)
Said if you ever loved somebody, put your hands up (Hands up)
Kataku, jika kau pernah mencintai seseorang, angkat tanganmu (Angkat tangan)
If you ever loved somebody, put your hands up (Hands up)
Jika kau pernah mencintai seseorang, angkat tanganmu (Angkat tangan)
Now they gone and you wishing you could give them everything
Sekarang mereka pergi, kau berharap bisa memberi mereka segalanya
[Chorus]
Uh, uh, uh (Hey)
Uh, uh, uh (Hey)
I was thinking ‘bout her (Uh), thinking ‘bout me (Hey)
Aku memikirkan dirinya (Uh), memikirkan diriku (Hey)
Thinking ‘bout us (Us), what we gon’ be? (Hey)
Memikirkan kita berdua (Kita), akan jadi apa kita? (Hey)
Open my eyes, yeah
Membuka mataku, yeah
It was only just a dream (Hey)
Ternyata itu hanya mimpi (Hey)
So I travel back (Uh), down that road (Hey)
Jadi aku kembali (Uh), menyusuri jalan itu (Hey)
Will she come back? (Back) No one knows
Akankah dia kembali? (Kembali) Tak ada yang tahu
I realize, yeah
Aku menyadari, yeah
It was only just a dream (Uh, uh, uh)
Ternyata itu hanya mimpi (Uh, uh, uh)
I was thinking ‘bout her (Uh), thinking ‘bout me (Hey)
Aku memikirkan dirinya (Uh), memikirkan diriku (Hey)
Thinking ‘bout us (Us), what we gon’ be? (Hey)
Memikirkan kita berdua (Kita), akan jadi apa kita? (Hey)
Open my eyes, yeah
Membuka mataku, yeah
It was only just a dream (Hey)
Ternyata itu hanya mimpi (Hey)
So I travel back (Uh), down that road (Hey)
Jadi aku kembali (Uh), menyusuri jalan itu (Hey)
Will she come back? (Back) No one knows
Akankah dia kembali? (Kembali) Tak ada yang tahu
I realize, yeah
Aku menyadari, yeah
It was only just a dream
Ternyata itu hanya mimpi