LIRIKATA

Situs Lirik Lagu dan Makna Terjemahan ke Bahasa Indonesia

Lirik Lagu Perceraian Lara – IPANK

Lagu Perceraian Lara dari IPANK menceritakan kepedihan mendalam seorang suami yang menghadapi perpisahan dalam rumah tangganya, sebuah kenyataan pahit yang tak pernah ia harapkan.
.Lagu ini menggambarkan rasa pengkhianatan dan pengorbanan yang sia-sia — bagaimana ia telah membangun rumah tangga dengan penuh kasih sayang, namun pasangannya justru mengakhirinya tanpa alasan yang jelas.

Melalui metafora ombak menerjang karang dan kapal yang karam, lagu ini melukiskan kehancuran yang tak terelakkan serta kebingungan dan kekecewaan mendalam atas berakhirnya sebuah pernikahan yang dulu dibina bersama.

Apakah ini menjadi suratan
Perpisahan penuh duka lara
Ini sungguh bukanlah keinginan
Mimpi buruk jadi kenyataan

Sadarkah apa yang telah kau ucapkan
Seolah dirimu sungguh tak berdosa
Telah kusunting dirimu ke pelaminan
Kau campakkan mahligai yang kita bina

Perceraian diujung kehancuran
Takkan ada lagi ruang harapan
Bagaikan ombak menerjang karang
Sebisanya kau cari alasan

Bagaikan pelabuhan meninggalkan kapal
Karam dilaut dalam yang tak bertepi
Tiada badai hujan datang menghadang
Kau mencari sandaran sesuka hati

Tlah kubina istana gubuk yang kau inginkan
Sia-sia kuberkorban kasih
Kubendung kasih sayang bara api kau nyala
Sia-sia kubertaruh nyawa

Mengapa begini harus disini
Engkau akhiri
Bersama mendayung rumah tangga bahagia
Mengapa harus berpisah

Ha-ah-ah-ah-ah ho-oh-oh-oh-oh oh-oh-oh-oh

Perceraian diujung kehancuran
Takkan ada lagi ruang harapan
Bagaikan ombak menerjang karang
Sebisanya kau cari alasan

Bagaikan pelabuhan meninggalkan kapal
Karam dilaut dalam yang tak bertepi
Tiada badai hujan datang menghadang
Kau mencari sandaran sesuka hati

Tlah kubina istana gubuk yang kau inginkan
Sia-sia kuberkorban kasih
Kubendung kasih sayang bara api kau nyala
Sia-sia kubertaruh nyawa

Mengapa begini harus disini
Engkau akhiri
Bersama mendayung rumah tangga bahagia
Mengapa harus berpisah

Ha-ah-ah-ah-ah ho-oh-oh-oh-oh oh-oh-oh-oh